Pengembangan TOSS Werdhi Guna Desa Gunaksa Kabupaten Klungkung

Community Development

Pemerintah Kabupaten Klungkung kemudian bekerja sama dengan PT PLN Indonesia Power UBP Bali dan STT PLN dalam pengembangan sistem TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) untuk mengelola sampah menjadi pellet untuk pengganti bahan bakar yang bertempat di Desa Gunaksa sebagai pilot Porject program TOSS tersebut. Sampah yang pada awalnya hanya menumpuk di TPA kemudian diolah menjadi pellet sebagai bahan bakar kompor dan Gasifier untuk pembangkit listrik.

Pada saat ini, sudah ada 1 kelompok yang mengelola TOSS di Desa Gunaksa yaitu Kelompok Werdhi Guna. Kelompok ini terdiri dari 6 orang yang mengelola TOSS mulai dari proses pemindahan sampah ke keranjang peyeumisasi, penyiraman sampah dengan bioaktivator, pencacahan sampah, pencetakan pellet, pengeringan pellet. Bantuan yang telah diberikan oleh PT PLN Indonesia Power UBP Bali antara lain mesin pencetak pellet 2 buah, mesin pencacah sampah, pemberian bantuan kompor berbaahan bakar pellet dan pemberian bantuan pellet kepada 50 KK kurang mampu.

Secara Compass Sustainability, program TOSS ini dapat dilihat dari 4 sisi yaitu ekonomi, sosial, lingkungan, dan keberlanjutan. Secara ekonomi, program ini sudah mampu mengurangi pengangguran dengan menjadikan masyarakat sebagai pengelola TOSS, selanjutnya ke depannya bisa menambah pendapatan bagi para pengelola. Secara sosial, program ini mampu menciptakan satu kelompok yang di dalamnya terdapat kohesi sosial yakni kelompok pengelola TOSS tersebut. Dari sisi lingkungan, program TOSS mampu mengurangi sampah di TPST yang dapat menumpuk seperti TPST pada umummnya. Akan tetapi dengan Program TOSS sampah dengan diolah menjadi pellet untuk pengganti bahan bakar. Dilihat dari keberlanjutannya, program TOSS ini mampu menciptakan keberlanjutan baik bagi Kelompok Werdhi Guna maupun bagi masyarakatnya.