Pada tahun 2018 ini PT PLN Indonesia Power UBP Bali menjadikan Konservasi Tukik Saba sebagai program Corporate Social Responsibility (CSR). Tujuan CSR PT PLN Indonesia Power UBP Bali dalam program Konservasi Tukik ini adalah membantu memberdayakan masyarakat dalam mengelola konservasi tukik juga sebagai upaya mengurangi pengangguran serta memberikan pemahaman kepada masyarakat agar mau dan mampu melestarikan tukik atau penyu.
Secara Compass Sustainability, program Konservasi Tukik Saba Asri ini dapat dilihat dari 4 sisi yaitu ekonomi, sosial, lingkungan, dan keberlanjutan. Secara ekonomi, program ini sudah mampu mengurangi pengangguran dengan menjadikan masyarakat sebagai pengelola Konservasi Tukik Saba Asri, selanjutnya ke depannya bisa menambah pendapatan bagi para pengelola. Secara sosial, program ini mampu menciptakan satu kelompok yang di dalamnya terdapat kohesi sosial yakni kelompok pengelola konservasi dan nantinya terbentuk kelompok ibu-ibu pengrajin cangkang telur tukik. Dari sisi lingkungan, program Konservasi Tukik Saba Asri mampu melestarikan keberadaa tukik atau penyu yang apabila tidak dijaga akan menciptakan kepunahan bagi penyu juga selanjutnya dapat menciptakan barang dari hasil cangkang telur tukik. Dilihat dari keberlanjutannya, program Konservasi Tukik Saba Asri ini mampu menciptakan keberlanjutan baik bagi penyu maupun bagi masyarakatnya.
Pada saat ini, sudah ada 1 kelompok yang mengelola konservasi tukik, yaitu Kelompok Saba Asri. Kelompok ini terdiri dari 6 orang yang mengelola konservasi yaitu dalam hal mencari telur tukik, menjaga di tempat penetasan telur, memberi pakan, dan menjaga sampai dilepas ke laut.
Beberapa bantuan yang telah dilakukan oleh PT PLN Indonesia Power UBP Bali di antaranya adalah pemberian bantuan pakan tukik, pemberian bantuan pompa sirkulasi udara untuk tukik dan perbaikan toilet di Konservasi Tukik. Beberapa rencana kegiatan CSR PT PLN Indonesia Power UBP Bali untuk pengembangan pemberdayaan masyarakat di Konservasi Tukik Saba yaitu pelatihan dan pendampingan pembuatan kerajinan cangkang telur tukik, penghijauan dan pembuatan spot selfi di area konservasi tukik, serta promosi mengenai Konservasi Tukik.
Saat ini, per tanggal 25 Juni 2018, terdapat +500 ekor tukik siap dilepas, dan terdapat +21.400 butir telur tukik. Dalam perkembangan konservasi tukik, jumlah orang yang datang untuk menyerahkan telur tukik semakin meningkat, serta pengunjung yang datang untuk melepaskan tukik ke laut juga semakin meningkat.
| 2017 | 2018 | 2019 | 2020 | 2021 |
| • Pemberian filter air | • Pemberian Bantuan Pakan Tukik | • Pembentukan kelompok kerajinan cangkang telur tukik | • Workshop konservasi Tukik | • Workshop konservasi Tukik |
| • Pemberian tong sampah | • Perbaikan Toilet Konservasi Tukik Saba | • Pendampingan Kelompok Pengrajin | • Pengembangan Konservasi Tukik Saba Asri | |
| • Pemberian Bantuan Papan Nama Konservasi Tukik | • Pelatihan Pemasaran kerajinan cangkang telur tukik | |||
| • Pemberian Bantuan Gerobak Sampah | • Pembuatan Gazebo | |||
| • Pembuatan Spot Selfie Di Area Konservasi Tukik | ||||
| • Penghijauan di area konservasi tukik |